Menyediakan berbagai tips seputar media digital~! Media|Hunter@20

Artikel Terbaru:

Tuesday, January 14, 2020

Tips Pemula Videografi

Pertama, rencanakan ‘story’ atau cerita yang akan disampaikan dalam video




Meskipun video perjalanan bisa dibuat tanpa rencana tapi akan lebih menarik jika kita sudah membuat ‘story line’ sebelum membuatnya. ‘Storyline’ akan membantu memberikan gambaran jenis video apa yang akan dibuat, apakah vlog, documentary, dan jenis lainnya.

“Rencanakan story, key message atau cerita yang mau disampaikan,”
Jika kita sudah menentukan ‘story’ yang akan ditonjolkan, maka kita akan lebih mudah mengambil gambar. 

Proses pengambilan gambar tidak boleh sembarangan, peralatan pun harus dipersiapkan




Belajarlah untuk menemukan sudut pengambilan video yang paling menarik. Pun peralatan juga harus dipersiapkan agar hasil video menjadi maksimal. Coba trik ini:

  • Jangan paksakan untuk mengambil gambar sambil bergerak karena hasil video akan terlihat goyang-goyang.
  • Lebih baik gunakan stabilizer seperti gimbal, tripod, atau monopod. 
  • Ambil b roll atau stok gambar sebanyak mungkin agar tidak ada momen yang terlewat.
  • Gunakan perekam suara eksternal karena mic internal bawaan kamera biasanya kurang bagus dalam menangkap suara.
  • Jika berniat mengambil gambar untuk nantinya dijadikan slow motion, gunakan fps tinggi.
  • Gunakan shutter speed dengan nilai 2x frame rate agar gerakan objek video terlihat natural. Misal jika frame rate pakai 25 fps, gunakan speed 1/50. Jika pakai 60fps, gunakan 1/120 (atau yg mendekati). Kalau shutter speed terlalu cepat video akan terkesan patah-patah
  • Jika membuat vlog, usahakan ceritakan pengalaman yang kamu rasakan saat itu. Untuk deskripsi umum bisa tambahkan di voice over saat editing.

Baca juga langkah-langkah membuat video perjalanan menggunakan smartphone agar terlihat berkualitas

Penting! bawa baterai cadangan

tips videografi
Jangan lupa membawa baterai cadangan karena ini penting! Sumber
Hal paling penting dalam pembuatan video adalah ketersediaan baterai saat proses perekaman. Cadangan baterai harus tersedia agar semua momen yang akan diabadikan bisa terekam.
Semua teknik yang kita miliki akan sia-sia jika baterai kamera kita habis. Apalagi mode video lebih banyak memakan baterai.
“Video banyak memakan baterai, penting untuk membawa baterai cadangan,”

Bagaimana hukumnya membuat video candid orang lain?

tips videografi wira nurmansyah
Apa hukumnya membuat video candid orang lain? Foto dari Instagram Jessica Mila
Dalam sebuah video yang kita produksi kadang kita sengaja ingin memasukkan video candid orang lain, seperti saat mereka sedang berjalan, makan, atau melakukan kesibukan. Lalu bagaimana hukumnya jika kita memasukkannya ke dalam video kita tanpa izin terlebih dahulu? Bolehkah?
“Boleh saja asal tidak digunakan untuk kepentingan komersial. Tapi kalau bisa izin akan lebih baik.”

Tips membuat video menggunakan smartphone

tips videografi untuk pemula
Jika ingin mendapatkan gambar dan audio yang bagus lebih baik gunakan beberapa peralatan pendukung. Sumber foto
Teknik pembuatan video menggunakan kamera dslr/mirrorless sebenarnya tidak berbeda jauh dengan  kamera smartphone, tapi smartphone kurang bagus saat kondisi low light. 

Jadi, cari sumber cahaya yang bagus saat mengambil gambar dengan smartphone agar kualitas video kita terlihat bagus.
sumber:https://phinemo.com/tips-videografi-untuk-pemula/
Share:

Apa itu fotografi?

Fotografi

Loncat ke navigasiLoncat ke pencarian


Fotografi (dari bahasa Inggrisphotography, yang berasal dari kata Yunani yaitu "photos": cahaya dan "grafo": melukis/menulis) adalah proses melukis/menulis dengan menggunakan media cahaya. Sebagai istilah umum, fotografi berarti proses atau metode untuk menghasilkan gambar atau foto dari suatu objek dengan merekam pantulan cahaya yang mengenai objek tersebut pada media yang peka cahaya. Alat paling populer untuk menangkap cahaya ini adalah kamera. Tanpa cahaya, tidak ada foto yang bisa dibuat.
Prinsip fotografi adalah memfokuskan cahaya dengan bantuan pembiasan sehingga mampu membakar medium penangkap cahaya. Medium yang telah dibakar dengan ukuran luminitas cahaya yang tepat akan menghasilkan bayangan identik dengan cahaya yang memasuki medium pembiasan (selanjutnya disebut lensa).
Untuk menghasilkan intensitas cahaya yang tepat untuk menghasilkan gambar, digunakan bantuan alat ukur berupa lightmeter. Setelah mendapat ukuran pencahayaan yang tepat, seorang fotografer bisa mengatur intensitas cahaya tersebut dengan mengubah kombinasi ISO/ASA (ISO Speed), diafragma (Aperture), dan kecepatan rana (speed). Kombinasi antara ISO, diafragma & speed disebut sebagai pajanan (exposure).
Di era fotografi digital di mana film tidak digunakan, maka kecepatan film yang semula digunakan berkembang menjadi digital ISO.
Fotografi saat ini telah berkembang menjadi sebuah gaya hidup, hal ini dimulai semenjak munculnya era digital dan berkembangnya media sosial.
sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Fotografi
Share:

Waktu

Total Tayangan

Recent Posts